Senin, 19 Oktober 2015

My (always) Pink Beauty Product and Stuff

Hai Cantikers!

Well, jujur aku nggak tahu secara jelas sejak kapan dan kenapa sebagian besar barang-barangku menjadi berwarna PINK. FYI, aku bukan seorang pink addict ya dari dulu sampai sekarang walaupun di sekitarku sebagian besar sudah berubah warna menjadi pink. Dibilang kena princess or Barbie syndrome aku nggak yakin juga mengingat sejak kecil aku sudah menyukai princess dan Barbie tanpa menyukai pink-nya. Dulu aku malah benci kenapa princess dan Barbie harus serba berwarna pink, bukan biru. Hahaha.

But now, aku ngerasa si PINKY ini punya something empowerment for women gituuu. Kalian ngerasa nggak sih kalau warna pink kodratnya tercipta untuk wanita, belongs to women?? Aku kasih contoh deh. Sekarang ini emang udah nggak sedikit cowok yang PD memakai sesuatu berwarna pink, tapi jujur deh, masih tetep aneh kan dilihatnya?? Pasti adaaa aja yang comment “pink banget?” atau “manja banget lu hari ini?” atau “banci lu pake pink” dan sebagainya. Padahal kalau cewek pakai kaos item sah-sah aja tuh, biru dongker, merah, well well aja dilihatnya. Nah! dari situ aku menyimpulkan bahwa PINK membuat cewek lebih istimewa. Iya nggak sih girls?? Hohoho.

Ah dasar wanita, susah disuruh to the point. Judulnya apa isinya apa hehehe malah ngalor ngidul ngomongin pink. Padahal niat awal kan pengen bahas beauty products and stuff yang berwarna pink. Hmmm…



Okedeh, langsung ajaaaa~ makeup aku yang packaging nya berwarna pink itu ada bedak dan lipstick dari Pixy, lalu blush-on, loose powder, dan eye shadow dari Face on Face. Nah, 2 brands dari dalam negeri tersebut mengusung warna pink untuk sebagian besar packaging produk-produknya. Jujur ya, packaging merupakan pertimbangan kedua ku membeli makeup setelah review-an para beauty blogger di internet terkait kualitas. Hehehe. Tapi untuk brand dalam negeri, Pixy dan Face on Face kualitasnya udah oke kok menurutku. Kalau nggak percaya coba lihat review-an nya para beauty blogger deh. Selain packagingnya, harganya juga anak muda bangetlah pokoknya, dibawah 50k girls :)

Sedangkan untuk makeup dengan packaging pink yang ada di wish list product aku adalah Dear My Blooming Lips Talk dan Dear My Wish Lips Talk nya Etude House. Terus untuk beauty stuff nya aku pengen punya Princess Etoinette Brush Collection dari Etude House juga. Mmmm…. Tapi ya emang rada mahal sih ya kalau beli Etude di store nya. Aku berpikiran untuk membeli versi rada murahnya sih. Eitssss! Bukan yang KW yaaa, bukan beli lewat online shop (yang nggak tau keoriginalitasannya) jugakkk, tapi beli brand lain yang rada mirip sama Etude. Sophie Martin J Jadi ceritanya begini, kemarin itu aku lihat-lihat di katalog Sophie yang dibawa pulang nyokap (emak saya emang begitu, mudah tergoda rayuan tetangga yang nawarin produk tapi bisa diangsur semacam sophie martin ini), nah, ada tuh brush unyuu warnanya pink. Ya enggak se-elegant Etude House sih, tapi yang penting kan warnanya PINK hohoho~ Harganya kisaran 49k doang, murcee binggow khan?? Hihihi

Udah ah, sekian dulu curhat ngalor ngidulnya perihal warna PINK. Yang jelas, walaupun belum mendeklarasikan pink sebagai warna favorit, aku bangga mempunyai dan memakai barang-barang berwarna PINK because PINK is WOMEN and I’m proud to be women :)


See you in the next post, bye bye~

Minggu, 11 Oktober 2015

(Very) Early October Haul

Hai Cantikers!

Melihat postingan terakhir, ternyata udah lama banget nggak ngepost di blog (yang baru-baru ini aku rasa sangat alay dan tidak berbobot untuk dibaca) ini yaaa :'D

Sedikit cerita aja sih, sebenernya blog ini mau aku non-aktifkan karena dirasa isinya masih labil (awalnya ngepost cerpen, trus puisi yang rada absurd, trus banting setir ke review makeup dan skin care, trus yang terakhir sok-sokan bikin postingan tentang fashion), tapi karena “kok eman-eman ya” kalau harus menghapus kenangan ke-alay-an ku yang (menurutku) sangat berharga (heleh), yawis dibiarkan aktif sajalah hehehe.

Rencananya setelah ini aku mau bikin blog yang segmented gitu, tapi konten tetapnya masih belum fix, entah tentang makeup dan skin care, atau sastra, atau travel, atau fotografi  (btw! Follow IG aku ya @rancuzz. Dapet folback kalau comment "follback ea Kak Ran" gitu. hoho) aku belum tahu. Doakan saya yaa, cantik. Semoga blognya kelak bisa lebih bermanfaat dari yang ini :D

Well, karena sudah berkomitmen untuk terus mengaktifkan blog ini, berarti harus ada postingan rutin dong ya minimal sebulan sekali. Maka dari itu, postingan kali ini aku mau sharing tentang cerita dibalik keborosanku awal bulan ini (diberi judul “October Haul” biar kayak beauty dan fashion blogger hitz aja sih.  Hohoho)

Namanya saja wanita. Mudah dikelabuhi Department Store dan Brands hanya dengan kata – kata seperti “SALE”, “BAZAAR”, “CLEARANCE”, “LAST CHANCE”, “BUY 1 GET…” dan #akumahgituorangnya kalau lihat yang begituan mendadak kehilangan kesadaran, bahkan kesadaran bahwa duit yang di dompet itu adalah hasil pengiritan anak kos selama sebulan. Dan… langsung lenyap dalam sehari.

Biasanya, beauty dan fashion blogger ngepost barang belanjaan mereka selama sebulan itu pas di akhir bulan, tapi kenapa aku di awal bulan?? karena dengan segala kesadaran yang aku miliki, setelah sampai di kosan (pulang dari mall) waktu itu, aku berjanji dengan segenap jiwa dan raga untuk tidak ‘belanja’ lagi di bulan ini. Ini sebuah punishment untuk diriku sendiri karena telah over buying.

Well, inilah mereka, si pemikat hati bulan ini:

1.   Strawberry Body Mist dari The Body Shop


Niatnya ke mall cuma nganterin Anggie beli parfum di The Body Shop. Ternyata di TBS lagi ada diskon bertajuk “Royal Anniversary Sale” gitu sampai tanggal 15 Oktober. Nah! Si manis warna merah ini juga kena diskon 20%. Yaaa… dari yang nggak terlalu butuh jadi dibutuh-butuhin deh akhirnya hehehe. Tapi sebenernya emang pengen nyoba yang varian ini sih, setelah bosen sama yang mango dan raspberry.
Harga normal                 : Rp 149.000,00
Setelah Kena Diskon      : Rp 119.000,00

2.   I Need You Tea Tree Mask dan Play Nail dari Etude House



Setelah keluar dari TBS, kita mlipir ke store sebelah. Etude House. Entah kenapa selalu suka mampir ke Etude, mungkin karena selalu dipanggil Princess kali ya setelah belanja dari sana (Mbaknya selalu bilang “Terimakasih Princess”, setelah kita keluar dari store) hohoho. Well, kenapa aku beli maskernya, karena yang kemarin-kemarin tiap ke Etude masker tea treenya kosong, jadi kali ini nggak mau membuang kesempatan gitu ceritanya (heleh, klasik!). Selain itu, promo ‘beli 1 produk bisa beli kuteks Play Nail hanya dengan harga 10 ribu’ masih berlaku, yawislah sekalian dibungkus kuteksnya! Hehehe, lagian shade warna yang ungu blawur gitu aku belum punya (((ungu blawur jare))).
Harga Normal                 : Rp 38.000,00 (masker)
                                       Rp 80.000,00 (kuteks)
Setelah Dapat Promo      : Rp 48.000,00 (all)

3.   Silver Sling Bag dari Stroberi



Setelah nemenin Anggie, giliran Anggie dan Didi yang nemenin aku nih nyari sling bag atau clutch bag (yang rencana mau aku peke hangout sama Galuh ke Boshe hehehe. As you know lah, tipe anak gadis mama kayak aku gini mana mungkin punya barang yang ‘clubbing wear’). So, pindahlah kita ke mall lain (yang harga-harga disana lebih memanusiakan mahasiswa yang sekaligus anak kosan sepertiku). Kenapa ke Stroberi?? Karena saya punya membernya jadi dapet discount 10%. Yeahhh~
Harga Normal                  : Rp 152.000,00
Setelah Kena Diskon       : Rp 137.000,00

4.   The ONE Colour Unlimited Matte Lipstick dan Professional Concealer/Lip Brush dari Oriflame



Ceritanya, 4 hari sebelum hedon di mall, aku nitip ke salah seorang temenku yang member Oriflame, lipstick sama foot cream (yang lagi promo gratis foot file). Tapi si foot cream nya udah soldout, yawislah karena merasa butuh (mmm…sebenernya di butuh-butuhin sih) lip brush untuk mengoreti dan menyapu bersih beberapa lipstick yang mulai habis, aku ganti orderan foot cream nya ke lip brush. Kalau tanya kenapa beli lipstick nya, mmm…soalnya lagi diskon hehehe. Tapi tapi tapi…emang aku lagi nyari lipstick yang matte kok. Karena Revlon dan Maybelline lagi nggak ada diskon, yawislah beli di Oriflame aja yang lagi diskon hehe.
Harga Normal                 : Rp 119.000,00 (lipstick)
                                       Rp 39.000,00 (brush)
Setelah Kena Diskon      : Rp 109.000,00 (all)

Itulah sepenggal cerita dibalik judul “October Haul” yang ternyata menguras emosi dan yang jelas uang sayaaaa~ Tapi tetep seneng-seneng aja sih sayanya. Hohoho. Yaaa… anggap saja itu semua adalah bentuk hiburan dari tugas mata kuliah Public Relations dan Radio yang dua-duanya adalah riset alias penelitian *senyum getir*

Dari 4 poin diatas, kesimpulannya adalah sebagai berikut:
1.   Selamat! Dengan diskon, anda telah mengemat Rp 158.000,00 yeeeeyyyy!
2.   Tapi dengan diskon pula, anda telah terbuai untuk ikhlas mengeluarkan uang (yang sebenarnya tidak terlalu urgent untuk dikeluarkan) sebesar Rp 413.000,00
3.   Semoga calon suamimu tidak tahu gaya hidupmu ini, Nak.

Jadi inget tips bagaimana menjadi ‘Smart Shopper’ dari CosmoGirl nih:
1.   Jangan terlalu cepat membeli barang dari diskon yang diadakan di toko. Sebaiknya tunggu kesempatan khusus seperti Jakarta Great Sale (Solo Great Sale untuk yang di Kota Solo) atau Christmas/New Year Sale.
2.   Only bring cash when you shop. Dengan begini, kita bisa mengontrol pengeluaran kita dan tahu betul kamana perginya uang kita.
3.   Kalau penawaran “Buy 1 Get…” benar-benar menarik, ajak teman kamu untuk ikut patungan, sehingga kalau kamu hanya ingin 1 item aja, 1 item lagi bisa untuk teman.

Well, semoga postingannya menginspirasi, menginspirasi untuk tidak boros seperti saya maksudnya haha. Bolehlah belanja-belanja tapi jangan sering-sering, kalau duit sendiri sih terserah lu, kalau masih minta uang jajan sama orang tua itu yang perlu dipikirkan lagi apakah bijak atau tidak.

Bye! :)

Kamis, 15 Mei 2014

It's all about body care

Hai cantikers! Gimana kabar kulitmu hari ini? Sehat?? :D
Pasti kamu bingung kan kenapa aku tiba-tiba nanyain kulit? Alasannya adalah karena akhir-akhir ini cuaca di Indonesia sedang complicated (siang panas banget, sore ujan deres, malamnya dingin) yang bisa menyebabkan kulit tubuhmu bermasalah, seperti kusam, kering, kasar, pigmentasi, kendur, tidak elastis dan warna kulit pun tidak merata. Nah, karena itulah di postingan kali ini aku mau sharing tentang produk perawatan kulit tubuh (body care) yang (semoga) bermanfaat buat kalian, para makhluk Tuhan yang paling seksi ;) let’s check this out!

Hand and Body Lotion
Hand and Body Lotion digunakan untuk menjaga kelembaban dan kelembutan kulit sepanjang hari. Karena kulit dikatakan sehat jika kulit mengandung kelembaban 13%-20% air yang membuat kulit menjadi halus, kenyal, kencang, dan warna merata. Pemakaian Hand and Body lotion dianjurkan setelah mandi karena kondisi kulit yang lembab akan memudahkan lotion terserap di kulit.
Hand and Body lotion yang sekarang aku pakai adalah Nivea UV Extra Whitening Advance Moisture Care Serum with SPF 25 PA++. Kenapa aku memilih produk ini? Karena body whitening serum pertama dari NIVEA ini (katanya) memiliki keunggulan:
1.      Ekstra perlindungan terhadap efek negative sinar UV dengan SPF 25 dan PA++
2.      Dengan bahan alami Licorice Extract membantu mencerahkan kulit
3.      Vitamin C dari Camu-camu dan 95% Purity Vitamin C derivative sebagai antioksidan, membantu mencerahkan dan mencegah kulit kusam
4.      Dengan Hydra IQ dan Red Seaweed membantu melembankan kulit selama lebih dari 24 jam.
Oya! jangan lupa untuk menggunakan hand and body lotion sebelum tidur karena kulit berregenerasi 2 kali lebih cepat pada saat kita tidur dan penggunaan hand and body lotion di malam hari memiliki manfaat untuk menyempurnakan regenerasi kulit tersebut. Kulit dapat menyerap vitamin, antioksidan serta berbagai nutrisi lainnya dalam hand and body lotion lebih baik saat tidur di malam hari karena pada malam hari pori-pori terbuka lebih lebar.
Nah, untuk produk hand and body lotion malam, aku menggunakan Vaseline Healthy White Night Repair yang (katanya) memiliki Bio Active PPAR yang bekerja mencerahkan kulit selama 8 jam waktu tidur kita.
Sunblock
Sebagai negara tropis, Indonesia memang mendapatkan sinar matahari lebih banyak jika dibandingkan dengan negara di daerah sub tropis. Padahal, paparan sinar matahari yang terus menerus menerpa kulit bisa membahayakan kulit, seperti timbul bintik-bintik, kusam, hingga kanker kulit. Oleh karena itu, bagi kamu yang sering beraktivitas di luar ruangan dan selalu terkena paparan sinar matahari secara langsung, disarankan untuk memakai sunblock yang dapat menangkal 70% - 90% energi dari sinar matahari yang dapat  merusak kulitmu.  Sunblock yang memiliki SPF tinggi memiliki sifat paling bisa melindungi kulit. Tapi karena kulitku sawo matang, aku memakai Vaseline Healthy Sunblock SPF 30. Karena sunblock berSPF tinggi cocok untuk orang kulit terang, sedangkan untuk orang yang memiliki kulit mudah berubah coklat lebih cocok menggunakan sunblock berSPF rendah.
Body Scrub
Fungsi scrubbing adalah untuk mengangkat sel kulit mati, mengangkat kotoran yang menyumbat pori kulit, sekaligus  membukanya, agar kulit bisa bernapas dan menyerap nutrisi dari produk body care, seperti body lotion, body butter, sunblock atau lainnya. Selain itu, efek jangka panjangnya adalah membuat kulit terasa halus. Dengan kata lain, scrubbing dapat mempercepat proses regenerasi sel kulit. Oleh karena itu, untuk menjaga kulitmu tetap sehat, melakukan scrubbing satu minggu sekali sangat dianjurkan.
Untuk produk scrubbing, aku menggunakan Herborist Strawberry Extra Scrub. Selain berfungsi untuk menghaluskan, strawberry extract-nya juga berfungsi untuk membuat kulit tampak lebih cerah. Kadang, jika sedang malas melakukan scrubbing, aku memakai Salsa Han’s Jebb Painless Peeling Gel sebelum mandi sore/malam. Melakukan peeling dengan gel tanpa rasa sakit ini berguna untuk menghilangkan daki yang membandel, menjaga kelembutan, serta (katanya) dapat mencerahkan kulit. Nah, sekarang apa perbedaan penggunaan scrubbing dan peeling? Menurut artikel yang aku baca di internet beberapa waktu lalu, scrubing sebaiknya dilakukan pagi hari, setelah bangun tidur, sedangkan peeling paling baik dilakukan pada sore atau malam hari setelah tidak terpapar sinar matahari.
Body Butter
Meskipun sama-sama menjaga kelembapan kulit tubuh kita, body butter memiliki perbedaan dari body lotion lho. Body butter sangat pekat menyerupai mentega berbeda dengan body lotion yang relatif encer. Memiliki bahan dasar yang mengandung lemak seperti kacang-kacangan dan buah-buahan. Paling cocok digunakan pada bagian kulit ekstra kering dan pecah-pecah, seperti siku, lutut dan tumit. Sebaiknya body butter digunakan pada malam hari sebelum tidur agar paginya kulit kembali lembap. Waktu penyerapan body butter ke kulit sangat lama hingga berjam-jam. Jangan menggunakan body butter pada pagi/siang hari karena body butter tidak mempunyai kandungan SPF sehingga tidak akan melindungi kulitmu dari sinar matahari.
Aku menggunakan Mustika Ratu Papaya Body Butter. Selain memiliki kandungan ekstrak pepaya yang menghasilkan wangi khas tropis, body butter dari Mustika Ratu ini mengandung vitamin C dan E yang menjaga kelembutan dan kelembaban alami kulit serta menjadikan kulit tampak lebih cerah.


Sekian dulu sharing tentang body care dariku. Semoga bermanfaat ya, guys.  Keep your skin health for your beauty J

Rabu, 23 April 2014

Live Happily Ever After With ACNE

Jerawat? Pait! Pait! Pait!
Aku yakin hampir 100% orang di dunia ini nggak mau berurusan sama ‘si troublemaker’ satu itu. Tapi, pada kenyataannya hanya beberapa orang saja yang dianugerahi Tuhan dengan wajah mulus bebas jerawat sejak lahir. Menurutku sih yang seperti itu malah nggak normal *ENVY*. Tapi mereka pantas bersyukur karena ketidaknormalan itu, karena setidaknya mereka lebih menghemat uang dibandingkan dengan orang-orang yang berurusan dengan jerawat sepertiku. Aku serius, maksudku, kalian bisa membelanjakan uang kalian dengan sepatu, jam, tas sesuka hati tanpa harus terbebani dengan kebutuhan lain, sedangkan aku? Menghabiskan uangku untuk membeli obat jerawat, pergi facial, dan kebutuhan ‘si troublemaker’ lainnya.
Jerawat oh jerawat. Padahal, dulunya aku hanya bermaslah dengan wajah berminyak saja. Tapi masuk kuliah, tepatnya akhir semester 1, entah karena berdosa dengan orang berjerawat sebelumnya, jerawat demi jerawat bandel menghiasi wajah kusam berminyak ini. -_-
Produk demi produk khusus wajah berminyak dan berjerawat silih berganti aku pakai demi wajah mulus bak artis korea. Sukses mengusir ‘si troublemaker’? lumayan mengurangi jawabku. Lalu, apa mungkin bisa hilang sepenuhnya itu jerawat?? Nah, kalau itu tergantung niat, usaha, sama ibadah kalian. Ketelatenan, kesabaran, dan keroyalan untuk membeli produk anti jerawat yang kadang merogoh kocek agak dalam merupakan faktor penentu utama berhasil-tidaknya misi kalian mengkudeta ‘si troublemaker’.
Bukan sok mau jadi beauty guru, toh muka cewek seksi ini *LOL* juga masih jerawatan, cuma mau berbagi aja tentang produk-produk yang aku gunakan selama ini, tentu saja yang recommended. check it out:

1.      Facial wash
·         Oriflame Pure Skin Face Wash
·         Acnes Facial Wash
2.      Toner
·         Wardah Pore Tightening Toner
·         Larissa Face Tonic For Acne & Oily Skin
·         Acnes Powder Lotion
3.      Day cream
·         Acnes Oil Control & Whitening Cream
4.      Sun screen
·         Acnes UV Tint Spf 30 Pa++
5.      Powder
·         Acnes Compact Powder
6.      Acne treatment
·         JF Acne Care Wet Wipes
·         The Body Shop Tea Tree Oil
·         Acnes Sealing Jell
·         Acnes Spot Care
·         Oriflame Pure Skin Hide & Treat
·         Nourish Skin Supplement

Sebenernya kalian bisa saja menggunakan bahan alami yang lebih murah dan mudah didapatkan seperti jeruk nipis, kentang, atau tomat untuk menghilangkan jerawat, tapi dibutuhkan ketelatenan dan kesabaran ekstra jika ingin wajah benar-benar mulus tanpa jerawat. Menjadi cantik itu nggak semudah Syahrini bilang SESUATU ndee~
Sekian curhatan tentang jerawat dariku. Rekomendasi produk di atas pure dari pengalamanku nggak ada sponsor sepeserpun. Dan harapanku, semoga kalian dan aku lebih bijaksana lagi menghadapi ‘si troublemaker’. HWAITING!! \^0^/

Selasa, 25 Juni 2013

Sharing About Softlens


Hi, Guys! I’m back :D
Berhubung kemarin baru aja beli softlens, kali ini aku mau sharing tentang softlens.
Check this out!

Maaf ya nggak bisa kasih lihat softlensnya di mata aku karena yang tersisa cuma kardus dan lens casenya aja hehe

Pertamakali aku pake softlens itu sewaktu kelas 1 SMA. Dulu aku cuma pengen coba-coba aja, soalnya banyak kakak kelas yang pake dan kelihatan keren gitu. So, ditemani sahabat (Fransisca Noel), meluncurlah aku ke salah satu optik di Klaten, rekomendasi temen ibuk (Optik Paris, belakang Plasa Klaten a.k.a Matahari Dept. Store). Sampai di sana aku bingung mau beli softlens yang seperti apa. Yaudah, dengan polos dan jujur aku bilang ke mbaknya kalo ini pertamakalinya aku pake softlens. Karena mataku normal alias nggak minus atau silinder, mbaknya merekomendasikan softlens bercorak yang lagi happening. Finally, aku beli yang warna item ada bintang-bintangnya kecil warna biru. Dari jauh sih bintangnya nggak kelihatan, tapi kalo dari dekat, unyu banget kata temen-temen. Aku lupa itu merk apa, berhubung langsung aku pake di optik, kardusnya nggak aku bawa pulang. Tapi baru - baru ini aku cari tau di internet dan ternyata itu softlens merknya i-Max dari Oxifive (Omega). Untuk harganya yaitu 150 ribu plus cairan softlens.


Nah, kayak begini nih penampakannya. Imut khann?? Untung diinternet ada gambarnya, jadi bisa kasih liat ke kalian :))

Softlens keduaku adalah Eyeslook warna abu-abu. Yang ini aku beli gara-gara pengen punya temen (Galuh Septiana). Dia beli di Optik Pranoto (Plasa Klaten bagian samping, dekat parkir mobil) seharga 75 ribu belom plus cairan. "Murah banget!!", pikirku dulu. Yaudah deh, berhubung softlens ku udah expired, aku langsung capcus ke Optik Pranoto untuk beli itu softlens. Ternyata eh ternyata… MENGECEWAKAN! Satu dua jam pertama pake sih fine-fine aja, tapi 4 jam kemudian mataku rasanya capek, pedes, kering. Memasuki 5 jam mataku udah merah iritasi gitu. Alhasil, 2 minggu pemakaian langsung aku buang. Setelah aku selidiki, yang bikin softlens itu nggak bersahabat di mataku adalah kandungan airnya cuma 40%. Aku baca di internet, katanya semakin tinggi kandungan/kadar air di softlens, semakin nyaman di mata. Yaudahlah… nggak perlu disesali, toh dengan pengalaman mengecewakan itu aku jadi lebih mudeng soal softlens.


Gambar nyomot dari internet lagi hehehe. Sebenarnya Eyeslook ini bagus warnanya, sayang kadar airnya sedikit :((

Sempat dibuat bete abis sama softlens, nggak membuat aku berhenti untuk memakai mereka. Karena masih pengen pake softlens warna abu-abu, aku beli O2 Brilliant Soft Contact Lenses di Optik Pranoto. Kandungan airnya 60%, harga 150 ribu plus cairan. Rasanya nyaman kek pake softlens yang pertama dulu. Tapi walaupun nyaman, aku jarang pake ke sekolah. Selain karena tergesa-gesa tiap paginya yang membuat nggak sempet pake softlens, aku agak nggak PD ternyata pake softlens warna grey soalnya tiap ada orang yang ngomong sama aku dia selalu menatap mataku yang kek bule itu. Nggak kuat dengan eye contact sayaaa~


Agak mirip dengan Eyeslook, tapi untuk warna grey sama brown nya aku lebih prefer ke Brilliant ini.

Setelah setahun aku vakum pake softlens, akhir kuliah semester 1 aku pengen beli lagi yang memberikan efek pupil lebih besar dan hitam natural (pengen kek artis korea ceritanya hehehe). Setelah searching di google, didapatlah rekomendasi X2 Babyeyes. Oke deh, langsung cuss ke Optik Pranoto (yang secara nggak sengaja udah jadi optik langganan tiap kali beli softlens), tapi ternyata sampai sana X2 Babyeyes nya kosong. Putus asa dan hampir pulang dengan tangan kosong sebelum mbaknya bilang kalo ada merk lain yang memberikan efek kek X2 Babyeyes. Didapatlah Idol Contact Lens keluaran O2 warna hitam kecoklatan. Yang paling buat aku speechless terplongoh-plongoh adalah harganya yang super duper murah. 60 ribu untuk sepasang softlens plus cairannya, dengan kandungan air 60% itu sangatlah WAW! AMAZING! Setelah dipake, sukak!!! 


Kayaknya sih softlens Idol ini cuma tersedia plano (normal) aja deh. Makanya harganya murah. tapi coba kalian cross check lagi barangkali dugaanku salah.
And taraaaa~ seperti inilah look nya di mata aku :)) Masih kurus ya akunya :')

Dan softlens yang baru aja aku beli di Optik Pranoto adalah Miss Celebrity keluaran O(emang O2 itu worth it banget deh buat mata sensitif kayak aku. Jadi rekomendasi softlens dengan kadar air tinggi pokoknya). Menurutku, softlens ini sama kek yang Idol, kandungan airnya sama-sama 60%, bedanya warna Miss Celebrity ini hitam pekat (kalo Idol kan agak kecoklatan). Harganya juga beda. 75 ribu belom termasuk cairan. Ya karena pengen coba yang baru aja aku pilih ini. Setelah dipake, lebih greget ketimbang yang Idol ternyata, efek baby eyes nya dapet banget. Semoga tetep nyaman dipake sampai 6 bulan kedepan yaa dan semoga sering aku pake ke kampus dan kemanapun aku pergi main karena yang Idol kemaren lumayan jarang ku pake gara - gara males (pas itu aku lagi seneng - senengnya pake eyeliner sama mascara, jadi takut iritasi gitu).


Kayaknya setelah ini aku pengen nyobain yang brown deh, kayaknya lucu.
Kelihatan nggak perbedaannya sama yang Idol?? Mmm...bukan pipiku yang jerawatan dan tambah chubby lho yaa, softlens nya maksudku -_-

Well, I think that’s all my experience about softlens. Hope you guys like this post. See you in the next post  :*

Rabu, 22 Mei 2013

My Beloved Nail


Hai Cantikers!
Akhirnya, setelah lama bertapa di goa antah brantah, aku kembali ke dunia perblogeran ini :D *pura-pura bahagia dong, please*
Well, kali ini aku mau sharing tentang kuku dan bagaimana styleku mempercantik mereka.
Ok, langsung ajaa …
Kalo ditanya bagian tubuh mana yang paling aku sukai, jawabanku adalah kuku dan rambut. Alasannya adalah karena aku bisa berkreasi secara bebas dengan mereka. Aku bisa mewarnainya, memberinya aksesoris, memotongnya, atau membiarkannya panjang sesuka hatiku. Dan yang paling keren adalah mereka tidak pernah merasa tersakiti karena itu.
Ngomong-ngomong soal kuku, aku terkenal sering bergonta-ganti warna kutek setiap minggunya, kadang malah setiap hari *jangan ditiru karena (katanya) terlalu sering pake kutek nggak sehat untuk kesehatan kuku*. Setiap pergi ke mall atau toko aksesoris, aku tidak pernah lupa untuk membeli kutek walaupun itu hanya 1 warna. Alhasil aku sekarang punya banyak koleksi warna dirumah, ada merah, oranye, coklat, ungu, hitam, putih, bening, hijau daun, hijau tosqa, biru dongker, biru navy, biru telur asin, silver, dan masih beberapa  lagi (aku lupa).
Setelah fasih memoleskan kutek ke kuku-kuku ku *aduh, belibet amat bahasanya*, aku tertarik untuk belajar nail art. Ya… karena belum punya peralatan lengkapnya, aku cuma belajar yang basic-basic dulu aja, nggak yang terlalu detail. Ini nih beberapa contohnya:
Untuk contoh diatas, kamu cuma butuh kutek warna ungu tua, kutek bening, nail sticker, dan jangan lupa aseton.
Yang ini juga sama kek yang sebelumnya. Beda warna kutek sama nail sticker doang. Prosesnya sama, kutek warna- nail sticker- kutek bening- rapikan pake aseton. Selesai.
Nah, kalo yang ini cuma butuh kutek warna putih sebagai dasarnya, trus kutek warna merah sama ijo, dan jangan lupa aseton buat ngerapiin yang belepotan. Kamu bisa ganti warnanya sesuai keinginan sih, bisa pink-ungu, biru-kuning, atau apapun.
Ini nih style kutekan artis holywood yang lagi happening. Memberikan warna berbeda di jari manis (ring finger). Boleh juga memilih warna yang kontras lho semisal merah dan hijau.
Dan inilah merk kutek favoritku. POKARI. Murah, bermacam-macam warna, kualitas oke, dan tersedia dimana-mana (stroberi, rumah pernik,  cherry, my secret garden, dll).
Well, itulah sedikit info tentang dunia perkutekan dariku. semoga bermanfaat dan nggak norak. kapan-kapan kalo udah punya peralatan lengkap nail art aku update lagi deh buat kalian. promise ^^v

See you bye bye~



Rabu, 20 Februari 2013

My Daily Makeup Routine


Hai Cantikers! 
Kali ini aku mau sharing tentang ritual dandanku sebelum beraktivitas sehari-harinya. Check this out :D
                                           
Sebelum memilih produk skin care dan makeup, sebaiknya kita pastikan dulu termasuk dalam jenis apakah kulit kita. Kalau aku sih oily skin L
Well, kita mulai saja ritualnya :D

1.    Cleanser/Facial Wash
Aku biasanya mencuci muka dengan Clean&Clear Fairness Cleanser. Kandungan rice extractnya berguna untuk oil absorbing system sehingga dapat mengurangi minyak berlebih di wajah, sedangkan cherry extractnya dapat membantu mencerahkan wajah.
Sejauh ini sih cocok-cocok aja pake ini. Wajah jadi halus, keset, minyak hilang entah kemana. Tapi kandungan cherry extractnya keknya gak berfungsi deh -_- wajah nggak tambah cerah tuh.

O iya, kalo wajah kalian masih aja berminyak, nggak ngefek pake facial wash apapun, aku merekomendasikan Pure Skin Face Wash dari Oriflame. Itu face wash topcer banget dah buat wajah berminyak. Dulu waktu aku pake, minyak di wajah langsung ilang dan anti kilapnya tahan lama dibanding facial wash yang lain. Selain itu jerawat juga jadi mengering, noda bekas jerawatpun juga mengelupas secara alami. Sayang harganya 3X lipat dari facial wash pada umumnya. Jadi belinya kalo pas ada budget lebih aja ato pas lagi ada diskon. Hehe.

2.    Toner
Setelah wajah bersih, aku pake Pore Tightening Toner dari Wardah. Toner yang diperkaya dengan Aloe Vera (sebagai moisturizer), Zinc Gluconate & Witch Hazel Extract (mengurangi produksi minyak berlebih dan mengecilkan pori) ini cocok banget buat tipe kulit muka aku.
Pemakaian toner tidak hanya berguna untuk membersihkan sisa kotoran yang belum terangkat oleh facial wash, tapi juga untuk melembabkan dan menyegarkan wajah sehingga siap untuk pemakaian pelembab atau krim siang.
Sebenernya pengen sih coba Pure Skin Face Tonernya Oriflame. Face Washnya aja keren badai otomatis tonernya juga dong ya.


3.    Pelembab/Krim Siang
Tahap berikutnya adalah pemakaian pelembab/krim siang yang berfungsi untuk menutrisi dan melindungi wajah dari efek buruk lingkungan khususnya matahari. Aku pake Optimals Even OutTM Day Cream SPF 20 dari Oriflame. Alasan aku milih krim ini soalnya formula Even OutTM berkualitas tinggi mengurangi penampakan pigmentasi (menyamarkan bintik hitam) pada kulit dan melindunginya dari sinar matahari. Cocok banget buat wajahku yang banyak noda bekas jerawat. Sayangnya krim ini menyebabkan efek oily di wajah apalagi kalo udah siang hari dan cuacanya panas, beuhhh berasa jadi pengusaha minyak deh -_- tapi mau gimana lagi, krimnya masih banyak dan harganya mahal, sayang banget kalo nggak dihabisin. Hehe :3
Mungkin selanjutnya aku akan beli Optimal Matte TouchTM Day Gel-Cream dari Oriflame yang katanya dapat mengurangi kelebihan minyak pada kulit, menjadikan kulit tampak lebih segar, bebas kilap, dan menjaga kelembaban kulit. Juga mengandung SPF 10 untuk melindungi kulit dari sinar matahari.


4.    Concealer
Buat yang wajahnya mulus tanpa cela, concealer jadi barang nggak wajib sih. Tapi karena aku punya wajah yang lumayan banyak noda hitamnya, jadi concealer itu wajib digunakan setelah krim siang. Aku pake Pure Skin Hide&Treat dari Oriflame. Sebenernya ini bukan concealer, tapi karena tekstur dan warnanya bisa nutupin noda di wajah, ya apa salahnya dijadiin ganti concealer :p
Krim ini juga topcer banget bikin jerawat cepat kering. Malem dipake, pagi jerawatnya udah wassalam. Haha :D
Tips memilih concealer: pilih warna concealer 1 tingkat lebih cerah dari warna kulit.


5.    Bedak
Bedak adalah barang paling penting, wajib dimiliki, dan wajib dibawa kemanapun untuk touch up. Aku nggak akan nolak semua jenis bedak, dari bedak padat, bedak tabur, two way cake, bedak jerawat, sampai bedak bayipun tidak akan ku tolak saat wajahku yang berminyak membutuhkan touch up.
Tapi untuk keseharian aku lebih suka pake bedak tabur, Face On Face Nourishing Loose Powder yang bersahabat sama kulit berminyak. Walaupun sebenernya aku juga suka pake bedak padatnya Garnier.
Tips memilih bedak: pilih yang shade warnanya sama atau setidaknya mendekati warna kulit.
O iya, sebelum pake bedak boleh juga kok pake foundation. Kalo aku sih pakenya cuma kalo mau ke kondangan ato acara-acara yang mengharuskan aku dandan menor aja. Hehe.


6.    Eyeliner
Kalo benda yang satu ini aku pake tergantung mood. Kalo lagi pengen menonjolkan keindahan mataku dan lagi punya banyak waktu tentunya (aku masih lemot apply eyelinernya), aku bakal pake eyeliner ke kampus, tapi seringnya enggak sih, abisnya ribet. Walopun pake Oriflame Beauty Eye Liner Stylo (ujungnya kek ujung spidol, recommended buat newbie), tetep aja masih ribet apply nya. Tapi emang setelah pake itu, aku akui deh mataku berkali lipat lebih mempesona. Ini ciyuss lohh. ^^v


7.    Mascara
Make up wajib pake ketiga setelah bedak dan lip balm adalah mascara, alasannya adalah karena aku suka bulu mata yang tebal dan lentik. Nggak mungkin kan kalau aku pake bulu mata anti badainya syahrini tiap hari? -_- jadi untuk memenuhi hasratku itu, aku pake Very Me Fat Lash Mascara dari Oriflame yang sukses buat bulu mataku jadi lentik dan agak tebal. Selain waterproof, teksturnya nggak menggumpal di bulu mata saat dipake.


8.    Lip balm
Untuk memperbaiki kondisi bibirku yang kering dan berwarna hitam (bibir atas), aku selalu memakai pelembab bibir minimal 1X sehari dan sebelum menggunakan lipstick/lipgloss. Aku pake Tender Care dari Oriflame. Krim dengan formula khusus yaitu beewax dan minyak sayur cocok untuk bibir yang kering, kasar, dan bermasalah. It’s work :D


9.    Lipstick/Lipgloss
Biar tambah kece dan awesome, aku selalu pake Very Me Liptastic dari Oriflame warna Pink Kiss. Warnanya natural, cute, dan tahan lama.


FINISH :D dan sekarang siap beraktivitas dengan wajah cantik polesan alami.

Untuk decorative kek Eyeshadow dan Blush On aku belom punya karena belom siap pake untuk aktivitas sehari-hari. Hey, aku nggak mau dikira mbak-mbak semester 7 ya, plisss -_-

Semoga postinganku ini bermanfaat.
Maafkeun jika ada kekeliruan dalam menjelaskan karena saya masih newbie di dunia poles wajah ini ^^v
See you in the next post, Cantikers!